Teruntuk 2024 :
Selamat datang tahun baru.
Sebenarnya sedih juga meninggalkan 2023, meskipun tahun 2023 tidak selalu menyenangkan bagi saya. Yang saya takuti setiap pergantian tahun adalah bertambahnya umur, dan kita tidak akan tahu sampai kapan kita akan tetap bertahan.
Menurut saya bertambahnya umur, bertambah juga beban yang akan menghampiri, bertambah juga ekspektasi orang-orang sekitar dan juga diri sendiri. Tapi, di tahun ini saya sudah memutuskan untuk tidak terlalu memusingkan apapun. Bukannya saya tidak mempunyai ambisi dan impian dalam hidup, saya tetap akan berusaha untuk mewujudkan semua wishlist, namun saya tidak ingin terlalu mendesak diri dan semesta, hal tersebut hanya akan membuat saya terus terpuruk.
Kehidupan setelah ditinggal Opa ke surga membuat saya selalu diluputi rasa kesedihan. Saya tau bersedih atas kepergiaan seseorang menghadap sang pencipta yang berlebihan itu tidak baik, namun saya tidak bisa membohongi perasaan rindu dan penyesalan yang mendalam. Selalu terbesit "andai opa masih ada, pasti saya tidak akan seperti ini" "andai dulu saya menjadi cucu yang lebih baik,pasti saya tidak akan sesedih ini" "andai opa ada disini ikut merasakan kebahagian saya, pasti akan terasa lengkap" dan andai-andai yang lainnya. Saya lemah, sering menagis dan bersedih karena hal tersebut, padahal saya tau jika saya terlalu bersedih dan menangis akan membuat tubuh saya kesakitan dan merasa lemah. 2024 tolong kuatkanlah saya, tolong ubah kesedihan saya menjadi motivasi dan semangat hidup, tolong dewasakanlah saya atas kesedihan yang berlarut ini, tolong jauhkan saya atas kehilangan seperti ini, jujur saya trauma.
Tolonglah menjadi tahun yang baik, penuh kebahagian dan suka cita. Ya Allah, tolong percayakan kepada saya untuk dititipakan anak yang sehat, sempurna dan soleh/soleha.Aamiin
Comments
Post a Comment