Serpihan kaca itu masih berserakan
Batin ku kian tertekan
Fikirku ini akhir dari pelabuhan
Derai air mata malah bercucuran
Tak sanggup, tapi harus ku rasa
Kuncup yang tak kunjung merekah
Tertutup sampai hilang asa
Semesta, hampirilah aku
Runtuhkanlah derita ku
Biarlah semua menjadi semu
Luka ku terlanjur membiru

Comments
Post a Comment