PUSKOMINFO - Jajaran Satuan Reskrim Polresta Bekasi Kota menangkap dua pelaku pembunuhan mahasiswi mahasiswi Universitas Bunda Mulia (UBM), Ade Sarah Angelina Suroto, yang jasadnya ditemukan di pinggir tol Bintara KM 41, Bekasi Barat. Pelaku diketahui merupakan mantan pacar korban bernama Hafiz, 19 tahun dan kekasih barunya, Assyifa, 19 tahun.
Kasat Reskrim Polresta Bekasi Kota, Kompol Nuredy Irwansyah, mengatakan dua pelaku merupakan pasangan kekasih. "Benar pelaku sudah kami tangkap dan anggota saat ini sedang dalam upaya penyelidikan dan mengumpulkan bukti-buktinya dilapangan," ungkapnya, Kamis (6/3/2014).
Pasangan kekasih itu bersekongkol dalam menjalankan aksi pembunuhan. "Mereka pacaran, sementara korban sendiri mantan pacar pelaku pria," jelasnya.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, mengatakan pelaku ditangkap saat melayat jenazah korban di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Senen, Jakarta Pusat, Kamis (6/3/2014), sekira pukul 16:00 WIB.
"Hafiz ditangkap saat melayat jenazah korban di RS Cipto Mangunkusumo, Salemba, Jakarta Pusat," kata Kabid Humas.
Dari Hafiz, polisi kembali menangkap Asssyifa, kekasih Hafiz, di Kalbis Institute di Pulomas, Jakarta Timur.
Menurut Kabid Humas, diketahui bahwa kedua pelaku membunuh Ade di dalam mobil KIA Visto di sepanjang perjalanan wilayah Jakarta Selatan hingga Jakarta Timur. Mereka lalu membuang jenazah Ade di sisi Tol JORR Bintara, Bekasi.
Berdasarkan hasil otopsi, katanya, tewasnya Ade, yang merupakan warga Rawamangun, Jakarta Timur, karena adanya sumpalan kertas di tenggorokan korban. "Sumpalan kertas di tenggorokan yang menewaskan korban," katanya.
Kabid Humas menjelaskan pelaku mengaku motif pembunuhan lantaran sakit hati pada korban karena korban tidak mau lagi dihubungi dan ditemui oleh pelaku. Namun motif ini masih di dalami lebih jauh lagi karena ada keterlibatan Assyifah, pacar Hafiz di sini.
Menurutnya, di sepanjang perjalanan di dalam mobil pelaku memukuli korban bahkan menyetrumnya hingga pingsan. Setelah itu, mulut korban disumpal dengan kertas koran. "Hingga korban akhirnya tewas," katanya.
Setelah meninggal, pelaku lalu membuang korban di Jalan tol Bintara Km 41 Bekasi Timur pada Rabu, (5/3/2014) pukul 04:00 WIB. Jenazah akhirnya ditemukan petugas derek jalan tol bernama Didin Hermansyah.
Saat diperiksa, tidak ada luka terbuka di mayat itu. Hanya ada bekas lebam di paha dan tangan. Wajah mayat sudah membengkak dan membiru. Kasubag Humas Polresta Bekasi Kota, AKP Siswo saat itu mengatakan ciri-ciri korban memakai pakaian warna putih dan rok warna hitam. "Sementara wajahnya dalam keadaan membiru tidak bisa dikenali," kata AKP Siswo.
Ciri-ciri lainnya, tambah dia, korban berambut panjang, dengan tinggi badan 161 cm. Korban juga menggunakan gelang karet warna merah di tangan kiri, dengan tulisan "Java Jazz Festival". Kemudian dari KTP, jenazah itu diketahui bernama Ade Sara Angelina Suroto, kelahiran 21 Juli 1995, berstatus pelajar dan beralamat di Jalan Layur, Rawamangun, Jakarta Timur.
jahat banget kan pelakunya? katanya si asyifa ikut bantuin nge bunuh almh ka sara supaya si hapit gak jatuh cinta lagi sama sara makannya asyifa ikut bantuin ngebunuh. cuman gara-gara CINTA bisa sampe gini?ckck banget.
dan yang lebih bajingannya lagi si hapit sok sokan nge tweet gini "YaAllah innalilahiwainalilahirajiun.. Semoga diterima disisi nya ya Tuhan, maafkan kesalahan… (w/ Ibal) [pic] — https://path.com/p/3Eylbj " bisa di cek nih di twitternya @HafitdASO dan si Asyifa sok sokan nge rt tweet bela sungkawa tentang kematian almh kak sara nih cek di twitternya @ASYIFFARS
Jadi almh kak ade sara itu alumni SMA N 36 jakarta. almh dikenal baik disekolah,dikenal baik dikalang guru dan teman-temannya. almh adalah anak padus dan saman(saxels) 36. padahal kak sara udah ngumpulin formulir buat ikutan makrab saxels nanti tgl 28,29,30 maret. yaa tapi takdir sudah berkata lain. yang penting kan sekarang pelakunya udah ketauan tuh jadi biarinlah tuh THE SWEETEST COUPLE IN CRIME diadili seadil-adilnya. ngedokem dan tuh dipenjara berduaan. HA-HA.. selamat jalan kak Tuhan tau yang terbaik dan pasti punya rencana yang indah untuk kaka disana :) AMIN
Kasat Reskrim Polresta Bekasi Kota, Kompol Nuredy Irwansyah, mengatakan dua pelaku merupakan pasangan kekasih. "Benar pelaku sudah kami tangkap dan anggota saat ini sedang dalam upaya penyelidikan dan mengumpulkan bukti-buktinya dilapangan," ungkapnya, Kamis (6/3/2014).
Pasangan kekasih itu bersekongkol dalam menjalankan aksi pembunuhan. "Mereka pacaran, sementara korban sendiri mantan pacar pelaku pria," jelasnya.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, mengatakan pelaku ditangkap saat melayat jenazah korban di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Senen, Jakarta Pusat, Kamis (6/3/2014), sekira pukul 16:00 WIB.
"Hafiz ditangkap saat melayat jenazah korban di RS Cipto Mangunkusumo, Salemba, Jakarta Pusat," kata Kabid Humas.
Dari Hafiz, polisi kembali menangkap Asssyifa, kekasih Hafiz, di Kalbis Institute di Pulomas, Jakarta Timur.
Menurut Kabid Humas, diketahui bahwa kedua pelaku membunuh Ade di dalam mobil KIA Visto di sepanjang perjalanan wilayah Jakarta Selatan hingga Jakarta Timur. Mereka lalu membuang jenazah Ade di sisi Tol JORR Bintara, Bekasi.
Berdasarkan hasil otopsi, katanya, tewasnya Ade, yang merupakan warga Rawamangun, Jakarta Timur, karena adanya sumpalan kertas di tenggorokan korban. "Sumpalan kertas di tenggorokan yang menewaskan korban," katanya.
Kabid Humas menjelaskan pelaku mengaku motif pembunuhan lantaran sakit hati pada korban karena korban tidak mau lagi dihubungi dan ditemui oleh pelaku. Namun motif ini masih di dalami lebih jauh lagi karena ada keterlibatan Assyifah, pacar Hafiz di sini.
Menurutnya, di sepanjang perjalanan di dalam mobil pelaku memukuli korban bahkan menyetrumnya hingga pingsan. Setelah itu, mulut korban disumpal dengan kertas koran. "Hingga korban akhirnya tewas," katanya.
Setelah meninggal, pelaku lalu membuang korban di Jalan tol Bintara Km 41 Bekasi Timur pada Rabu, (5/3/2014) pukul 04:00 WIB. Jenazah akhirnya ditemukan petugas derek jalan tol bernama Didin Hermansyah.
Saat diperiksa, tidak ada luka terbuka di mayat itu. Hanya ada bekas lebam di paha dan tangan. Wajah mayat sudah membengkak dan membiru. Kasubag Humas Polresta Bekasi Kota, AKP Siswo saat itu mengatakan ciri-ciri korban memakai pakaian warna putih dan rok warna hitam. "Sementara wajahnya dalam keadaan membiru tidak bisa dikenali," kata AKP Siswo.
Ciri-ciri lainnya, tambah dia, korban berambut panjang, dengan tinggi badan 161 cm. Korban juga menggunakan gelang karet warna merah di tangan kiri, dengan tulisan "Java Jazz Festival". Kemudian dari KTP, jenazah itu diketahui bernama Ade Sara Angelina Suroto, kelahiran 21 Juli 1995, berstatus pelajar dan beralamat di Jalan Layur, Rawamangun, Jakarta Timur.
jahat banget kan pelakunya? katanya si asyifa ikut bantuin nge bunuh almh ka sara supaya si hapit gak jatuh cinta lagi sama sara makannya asyifa ikut bantuin ngebunuh. cuman gara-gara CINTA bisa sampe gini?ckck banget.
dan yang lebih bajingannya lagi si hapit sok sokan nge tweet gini "YaAllah innalilahiwainalilahirajiun.. Semoga diterima disisi nya ya Tuhan, maafkan kesalahan… (w/ Ibal) [pic] — https://path.com/p/3Eylbj " bisa di cek nih di twitternya @HafitdASO dan si Asyifa sok sokan nge rt tweet bela sungkawa tentang kematian almh kak sara nih cek di twitternya @ASYIFFARS
Jadi almh kak ade sara itu alumni SMA N 36 jakarta. almh dikenal baik disekolah,dikenal baik dikalang guru dan teman-temannya. almh adalah anak padus dan saman(saxels) 36. padahal kak sara udah ngumpulin formulir buat ikutan makrab saxels nanti tgl 28,29,30 maret. yaa tapi takdir sudah berkata lain. yang penting kan sekarang pelakunya udah ketauan tuh jadi biarinlah tuh THE SWEETEST COUPLE IN CRIME diadili seadil-adilnya. ngedokem dan tuh dipenjara berduaan. HA-HA.. selamat jalan kak Tuhan tau yang terbaik dan pasti punya rencana yang indah untuk kaka disana :) AMIN


Comments
Post a Comment